Login

Username
Password

Dengan Hormat Kami Informasikan bahwa layanan JARDIKNAS Zona Kantor, Zona Sekolah, Zona Perguruan Tinggi yang selama ini dibiayain melalui anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terhitung mulai 1 Januari 2012 dihentikan sementara waktu hingga anggaran yang saat ini dalam proses pembahasan disetujui oleh DPR RI dan kontrak baru Sewa Bandwitdh Jardiknas Zona Kantor, Zona Sekolah, dan Zona Perguruan Tinggi Tahun 2012 ditandatangani. Untuk Melihat Scan Surat Resmi klik disini

Selengkapnya..

Singkawang-- Pada tanggal 20-21 Oktober 2011 Pustekkom mengadakan pelatihan penataan jejaring sekolah untuk e-Pembelajaran. Pelatihan ini diselenggarakan sebagai upaya Pustekkom dalam meningkatkan kemampuan TIK pengelola Jardiknas di daerah, khususnya di sekolah. Pelatihan diikuti oleh kurang lebih 40 orang guru TIK  dari berbagai jenjang di kota Singkawang. Tujuan yang diharapkan dari pelatihan ini adalah ke - 40 guru TIK tersebut mampu melakukan :

1. Mengidentifikasi kelengkapan perangkat jaringan, berupa software dan hardware 
2. Membuat analisa, perencanaan, dan desain perancangan infrastruktur jaringan
3. Membuat/melakukan konfigurasi perangkat jaringan wireline dan wirelesss
4. Membuat/melakukan konfigurasi server Gateway
Selengkapnya..

‘Era internet telah mengubah banyak hal. Arus informasi yang begitu deras disertai pertukaran pesan yang begitu massif menjadikan dunia seolah tanpa batas. Internet telah menjadikan banyak orang tak ubahnya hidup di kampung global (global village).  Sebagai teknologi informasi yang mampu menjembatani beragam urusan, internet juga makin melekat dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa makin bergantung pada internet.’

Beragam hal dicari dan dilakukan dengan media internet. Mulai dari sekadar browsing, mengobrol (chatting), mengunduh data, gambar, lagu, hingga perangkat lunak (downloading), mengirim pesan melalui e-mail, hingga bermain game on line. Tidak hanya itu, internet juga menghubungkan banyak orang ke dalam komunitas maya melalui media sosial (social media) seperti Facebook, Twitter, Friendster, dan lainnya.

Selengkapnya..

Oleh : Hasan Chabibie

Staff PTP berbasis multimedia dan web Pustekkom Kemdiknas.

Daerah perbatasan hingga saat ini masih minim perhatian. Letaknya yang terpencil (remote area)  menjadikan daerah perbatasan sulit lepas dari stigma terbelakang. Parahnya lagi, daerah perbatasan Indonesia yang terhubung langsung wilayah negara tetangga acapkali dianggap sebagai halaman belakang. Padahal, dengan posisinya seperti itu, daerah perbatasan bisa menjadi beranda wilayah NKRI.

Seiring tingginya kesadaran akan arti penting daerah perbatasan, pemerintah Indonesia terus memberikan perhatian khusus kepada daerah ini. Perhatian khusus ini sudah seharusnya diberikan sebab hampir seluruh sektor di wilayah perbatasan mengalami ketertinggalan. Di sektor pendidikan, upaya untuk memajukan wilayah perbatasan masih terbuka luas. Terobosan yang bisa ditempuh saat ini adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Selengkapnya..